Kamis, 18 Januari 2018

SECANGKIR TEH

Sore itu
di pertemuan pertama kita
kau bilang
" aku punya banyak jenis teh,kamu mau yang mana?"

aku tersenyum
sungguh mas aku tidak tahu harus berkata apa
hingga suaramu memecah lamunanku
" yaudah vanila aja ya" katamu
"gulanya dikit" kataku
" iya kan udah manis" imbuhmu
tawa kita pecah seketika 

kau tau mas
itu cangkir teh pertama yang aku suka
karna aku percaya ben di filosofi kopinya
" setiap yang dibuat dengan rasa pasti punya nyawa"

seperti secangkir teh buatanmu  yang semakin manis oleh senyumu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar